aku

aku
Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 April 2011

sajak rumit tentang seorang aku dan saya


Aku memang bukanlah siapa-siapa
Bukan seorang wanita cantik yang disukai setiap lelaki hidung belang,
Bukan seorang wanita pintar yang disukai laki-laki yang brilliant,
Bukan seorang wanita kaya dambaan laki-laki yang penuh warisan,

Aku hanyalah seorang wanita yang biasa-biasa saja tanpa kelebihan ‘menurutku’
Aku hanyalah seorang wanita tanpa sesuatu yang special, ‘menurutku’
Bukan seorang wanita cantik, pintar, ataupun kaya, ‘menurutku’
Dan setiap orang yang berkata bahwa saya memiliki itu semua,
Mereka sedang berbohong, sekali lagi, itu ‘menurutku’

Maka dari itu saya tak pernah berharap lebih tetang seorang lelaki yang kelak kan ada disisiku
Dan ketika saya terjatuh, saya cukup sadar diri untuk itu
saya cukup tau pada siapa cinta ini boleh hadir
Namun ketika tak dapat saya kendalikan jatuhnya,
Sekali lagi saya katakan, ‘saya cukup tau siapa diri saya ini’ untuk secara sadar dengan perlahan membunuhnya
Bukan bermaksud untuk rendah diri, atau tidak bersyukur atas karunia diri
saya hanya berusaha untuk menyayangi diri dengan tak membuatnya merasakan sakit yang terlalu dalam
Apa?
Kau ingin berkata bahwa saya naif??
Ya, tak apa
Semua itu bagian dari penilaian orang bukan?
saya tak punya hak untuk memaksa mereka tak berpendapat,
Toh itu tak mungkin, jadi untuk apa??

Waktu saya berharga,
Itu salah satu cara saya menyayangi diri saya
Dengan tak membiarkan ia memikirkan sesuatu yang tidak berguna
Dan, ‘tidak penting’ sama sekali
Meski saya tak cantik, pintar, ataupun kaya
saya sayang diri saya
saya sangat cukup menghargainya

Dan ketika ada seseorang yang datang dengan kesungguhan hati,
saya hanya selalu berfikir,
Tuhan pasti sudah menutup mata hatinya…
Bisa-bisanya ia terjatuh karena saya,
Tapi, saya akan sangat berterima kasih padanya,
Karena telah bersedia dianggap orang bodoh karena menyukai saya

Yang anda perlu tahu,,,
Wanita seperti saya, tak butuh apapun selain kesungguhan hati
Seperti yang saya katakan tadi,
Karena saya, ‘cukup’ sadar siapa saya
saya sudah akan sangat berterima kasih ketika anda menawarkan diri untuk bisa menjadi ‘orang bodoh’ yang saya maksud,
saya akan sangat melayang ketika itu
Berdiri dihadapan cermin,
Dan berusaha berulang kali untuk membunuh kata-kata manis dari orang bodoh seperti anda
Ketika ternyata saya tak sanggup membunuhnya
Hah,
Saat itulah dengan sangat menyesal saya akan mengangkat tangan dalam hati sembari berkata
“saya ‘menyerah’ kalah pada anda hai pemuda bodoh”
Ya,
saya memang selalu lebih tertarik pada orang-orang bodoh yang cerdik seperti anda
Karena ‘tentunya’ kalau anda orang pintar, anda tak akan dengan bodohnya memilih saya bukan??
Tuan pemuda,
Ketika hati saya menjadi milik anda,
Anda harus tau
Bahwa andalah satu-satunya orang yang dapat merubah keadaan saya dalam sekejap
Apalagi jika hanya untuk membuat saya bersedih, bahkan ‘hampir’ menjatuhkan air mata, sama sekali bukan masalah untuk anda
Itu sangat mudah, ia bukan??
Entah anda berpura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu, saya yakin anda sangat paham untuk itu
Jaga hati saya tuan pemuda,
Bahwa ketika anda sudah memintanya, takkan dengan mudah anda mengembalikannya
Anda tentu tidak berpendapat bahwa hati saya ‘hanya’lah sebuah hati kan tuan??
Sangat buruk jika sampai anda berpendapat seperti itu,

Wanita seperti aku,
Hanyalah wanita yang mengerti bagaimana diriku, tanpa harus memungkiri apa yang telah Tuhan karuniakan kepadaku
Hanyalah wanita yang hatinya mudah dijatuhkan oleh laki-laki bodoh manapun, namun sangat sulit untuk laki-laki pintar,

Dengan begitu apakah ada berpendapat bahwa aku bodoh??
Maka akan saya jawab,
Ya, saya memang seorang wanita bodoh
Sudah saya katakakn bukan,
“saya tak suka memungkiri kenyataan”
saya tak suka menyiksa diri dengan memaksa berbohong tentang penilaian saya terhadap karunia ini, jika hanya untuk menaikkan kepercayaan diriku,
saya cukup percaya diri walau saya tahu saya tak cantik, tak pintar, ataupun tak kaya
saya sama sekali tak pernah rendah diri karena itu
saya nyaman menyadari tanpa harus berbohong
Karena saya tak suka kebohongan, sudah barang tentu
Dan
Tak ada lagi yang harus dipeributkan tentang itu bukan??

Selasa, 05 April 2011

aku?

*curhat*
aku hanya merasa senang ketika diperhatikan, sama seperti wanita lainnya
Aku senang menyadari ketika ada seseorang yang dengan senang hati mau mendengarkanku, walau ia tak memberikan kata apapun, karna aku hanya butuh didengar saat itu.
Yang aku tau aku senang ketika ada yang peduli terhadap keadaanku, mungkin karena selama ini aku selalu beranggapan
“ketika suatu saat nanti aku hilang? Kurasa tak kan ada satupun yang menyadarinya, karena ku sangat tidak penting”

*manja*
Eits.. yang satu ini mungkin agak aneh kau dengar,
Hha,
Ya, dibalik aku yang “katanya” mandiri ini, aku adalah seorang “pacar” yang sangat manja.. ya, hanya terhadap pacar lhooo….
Aku memang dapat melakukan sebagian besar sesuatu sendiri, namun aku tetap seorang wanita, yang aka lebih bahagia ketika ada seorang lelaki yang dengan senang hati dapat melakukannya untukku, ^.+
It look so sweet ;)
Seberapa kuatpun wanita itu, in deep of her heart, dy tetap butuh seorang lelaki disampingnya, untuk sekedar melakukan hal-hal kecil yag manis untuknya,
Tahukah kau laki-laki, bahwa kami wanita sangat besar menghargai sesuatu2 kecil yang kau lakukan untuk kami? Bahwa kau tak perlu mekakukan hal-hal “wah” untuk membuat kami lebih mencintai anda jika anda merasa tak sanggup!

*childish*
Hhi, mungkin sangt tidak sesuai denganku yang terlihat sangat dewasa ini,
Ya, hidupku yang keras membuatku seperti ini,
Kadang aku lelah, kadang aku muak dianggap sebenar itu, dan karena alasan2 itu kadang aku childish, tidak selamanya, dan sebagian besar memag hanya ku tunjukkan di hadapan seseorang yang sedang duduk di singgasana hatiku. Aku tak begitu yakin dapat mengeluarkannya dihadapan yang lainnya,

Karena itulah, kukatakan bahwa, hanya seseorang yang sedang duduk tersenyum diatas singgasana hatikulah yang benar2 tau siapa aku,
Yang mungkin lebih tau aku bahkan melebihi orang tuaku,

Karena aku merasa bebas dihadapannya, bebas menjadi siapa aku, bebas menunjukkan segala yang kuinginkan (*doyan curhat, manja, childish, dll

Selektif dalam memilih si dy??
Aku lebih suka menyebutnya hati-hati, untuk menentukan apakah dia saja sudah membuatku bnar2 berfikir,
“apakah ia memang menyukaiku, atau hanya menyukai siapa aku?”
Aku sangat berfikir untuk itu.. karena ini semua, karena aku akan menjadi aku ketika aku sudah menjadi miliknya, tak akan ada yang tak ia tau tentang sifatku ketika itu, seburuk atau sebaik apa aku, akan ia tau..
Dan aku tak pernah berfikir sedikitpun untuk membayangkan hatinya berubah ketika itu..

Jumat, 01 April 2011

seorang aku


"indah" "iin" "fitri"
atau, entah dengan nama apalagi kau memanggilku,

ini aku,
baru mengenalku?
atau sudah beberapa tahun?

dua sisi yang berbeda dariku mungkin sudah kau kenali,
mungkin juga belum...

sisi iin yang pendiam,
kalu kau baru saja mengenalku,
yah, sisi inilah yang akan kau kenali,
aku memang tak suka banyak bicara atau beraksi apapun dilingkungan baruku,
aku tak suka menarik perhatian dengan sperti itu,
aku diam, dan akan terus diam jika lingkungan itu tak membuatku nyaman,

sisi iin yang tak bisa diam,
ya, ini aku yang sebenarnya..
aku benci terkurung dalam bosan,
dan aku akan memutar otakku untuk dapat mengeluarkan diriku dari dalam kekangan yang sangat tidak menyenagkan seperti itu...
aku, tak akan begitu saja mnunjukkan sisiku yang satu ini,
kalu kau sudah dapat membuatku merasa nyaman, baru kau akan temukan seorang iin
kalau kau sudah mengenali sisku yag ini, baru kau bisa berkata bahwa kau mengenalku,
kau akan tau siapa aku, bagaimana aku, dan segala jalan fikiranku..
bukan lagi seorang iin yang pendiam, lugu, dan sebagainya itulah,,

bukan maksudku untuk menutupi siapa aku sebenarnya dengan bertopeng seorang pendiam, sedikitpun tak terlintas,
akau hanya tak begitu suka menonjolkan diri dengan sesuatu yang tak penting seperti itu,
bersikap pendiam layak tanpa dosa seperti itu, sebenarnyapun bukan mauku,
namun, aku digerakkan begitu saja seperti itu..
amaka dari itu, ketika suatu lingkungan itu sudah dapat membuatku nyaman,
akau akan bertindak sebagai seorang "iin"
bukan "indah" atau "fitri"...

ini aku.. yang harusnya kau tahu dari dulu...