
Karena dikala ku risau dan tak megerti apa yang harus ku perbuat, hanya kau yang terlintas dibenakku, hanya kau yang berputar-putar seolah menawarkan bantuan padaku,
Namun aku terlalu naif untuk dapat meminta bantuan padamu, aku lebih suka membiarkan diriku tetap dalam kebingungan, dan menunggu bantuan dating, entah dari siapa saja, hanya satu yang ku tahu pasti,
Tuhan sudah merencanakannya, aku disini hanya berhak menunggu, menunggu kau yang berdiri hihadapku ini, menunggu kau yang duduk disampingku kini, tentang sebuah kepastian, apa memang dari tulang rusuk kirimu aku ada?
Keastian hidupku, ku tahu tiu semua masih misteri, misteri yang kini belum layak ku tahu, tentang kehidupanku kelak, tetntang siapa yang kan tersenyum disisiku ketika aku memasuki peristirahatan terakhirku..
Harapku banyak, namun Tuhan pasti telah menyiapkan seorang terbaik untukku, aku percaya itu..
Aku yakin Tuhan tau aku sangat menginginkannya, tak perlu aku memintanya dengan segala macam permohonan, biar Ia yang menilai, apakah pilihanku tepat, atau tidak.. biar Ia yang tunjukkan jalannya untukku, biar Tuhan yang menerima lamarannya,
Tuhan, entah kenapa hati ini tersa sangat resah, sangat bingung aku disini.. segala macam ilusi muncul, berusaha setengah mati aku membunuhnya, namun sulit..
Tuhan, aku tak suka jadi berlebihan seperti ini, namun aku sendiri tak pernah mengerti … selalu yang keluar seperti ini, aku tak mau Tuhan,, bantu aku menghilangkannya, ku mohon…
Sudah terlalu banyak aku mendengar ceritanya, hff, diia…. Aku tak pernah menemukan alasan pembenaran untuk hatiku tak menyukainya Ya Tuhan…
Segala kekurangannya, membuatku terperosok semakin dalam, dan bukan berhenti menyukainya, semakin buruk dia di mata dunia, akan semakin baik ia dihadapku, dimataku, seolah aku memakai mata yang terbalik disbanding semua penghuni bumi ini Tuhan..
Kenapa seperti ini rasanya?
Sangt membingungkan, aku sering pusing memikirkannya, namun ketika kupaksakan otakku berhenti, ia malah semakin menjadi,
Hhhaaaahh..
Aku tak mengerti ini semua Tuhan,
Bahkan hingga detik ini